Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya....
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..
di kutip dari : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2799887
Selasa, 24 November 2009
Papa..
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya....
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..
di kutip dari : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2799887
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya....
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..
di kutip dari : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2799887
Jumat, 20 November 2009
episode . .
14 november 2009...
mncoba nulisi lgi ap yg ad d hati..
Ayah.. udh 30 hri y?pergi nnggalin aya??
semuanya b'lalu dg sgt terasa .
ad setumpuk rasa
ada segudang cerita pa .
yg ad hnya krna 1 .
KEHILANGAN..
Ak mngenangmu dlm stiap rasaku..
entah krna dalamny atau pedihnya .selalu..
yg jelas stiap aya sesak pgn nangis slalu ingt " anak papa kn KUAT.dn g gmpng nangis" .dn akhirny ak mnangis dlm diam . dg tangis tnpa suara .
aya hrus jd apa yg papa inginkan .maafin aya yg blum bsa wujudinnya sblum papa pergi. .
seseorg blg .
"akan bnyak org yg sayang sm ara .stelah kpergian papa. PErcaya ra ."
aya mnemukan pa .saat ni ada bnyak tmen" yg syang sm aya .pa
yg kehilangan saat aya pergi .dn trut b'sedih atas duka ini .bhkan mrka pgn aya slalu dsni. .
mreka baik pa .sngat baik. .tp aya blum ngucapin makasih. .
aya blum ketemu .rsa syang sperti papa .aya g dpetin prlindungan spti yg papa beri .dn kasih syang .pdhal aya ingin ..
aya kangen mnangis dlm tawa sperti dulu(yg papa g prnah twu) krna aya hrus slalu bahagia dlm dengar keluarga tercinta..
mski gbsa dnger pnggilan syng darimu bwatku lgi. .
aya pgn ngerasain indahnya berdoa dlm perjuangan jd anak sholehah .k'inginan papa .. doai'n ya..
dan smoga dg rasa syang ni bkal menguatkan asa .mimpi dan doa'ku. .
BE SURVIVE . n must be STRONG .always..^^
nb: thankyu .syukron,makasih ,jazakumullah khairan katsiran ,bwt smwa tmen" .sodara" .yg udh bantuin ra slama ini .lwat do'a .tnpa klian ak ga ada artinya(ceileh.) pkox makasih bwt smua kebaikannya .hnya Allah yg mampu m'balas semuanya..^-^
with full of love ..
^aya .ara .zahra .arun(azzahra mujahid)nu keren tea..^^ .wasalam. .
mncoba nulisi lgi ap yg ad d hati..
Ayah.. udh 30 hri y?pergi nnggalin aya??
semuanya b'lalu dg sgt terasa .
ad setumpuk rasa
ada segudang cerita pa .
yg ad hnya krna 1 .
KEHILANGAN..
Ak mngenangmu dlm stiap rasaku..
entah krna dalamny atau pedihnya .selalu..
yg jelas stiap aya sesak pgn nangis slalu ingt " anak papa kn KUAT.dn g gmpng nangis" .dn akhirny ak mnangis dlm diam . dg tangis tnpa suara .
aya hrus jd apa yg papa inginkan .maafin aya yg blum bsa wujudinnya sblum papa pergi. .
seseorg blg .
"akan bnyak org yg sayang sm ara .stelah kpergian papa. PErcaya ra ."
aya mnemukan pa .saat ni ada bnyak tmen" yg syang sm aya .pa
yg kehilangan saat aya pergi .dn trut b'sedih atas duka ini .bhkan mrka pgn aya slalu dsni. .
mreka baik pa .sngat baik. .tp aya blum ngucapin makasih. .
aya blum ketemu .rsa syang sperti papa .aya g dpetin prlindungan spti yg papa beri .dn kasih syang .pdhal aya ingin ..
aya kangen mnangis dlm tawa sperti dulu(yg papa g prnah twu) krna aya hrus slalu bahagia dlm dengar keluarga tercinta..
mski gbsa dnger pnggilan syng darimu bwatku lgi. .
aya pgn ngerasain indahnya berdoa dlm perjuangan jd anak sholehah .k'inginan papa .. doai'n ya..
dan smoga dg rasa syang ni bkal menguatkan asa .mimpi dan doa'ku. .
BE SURVIVE . n must be STRONG .always..^^
nb: thankyu .syukron,makasih ,jazakumullah khairan katsiran ,bwt smwa tmen" .sodara" .yg udh bantuin ra slama ini .lwat do'a .tnpa klian ak ga ada artinya(ceileh.) pkox makasih bwt smua kebaikannya .hnya Allah yg mampu m'balas semuanya..^-^
with full of love ..
^aya .ara .zahra .arun(azzahra mujahid)nu keren tea..^^ .wasalam. .
Minggu, 01 November 2009
episode of life. .
Dulu, mgkn kau tak tw,
ada seseorg yg mendekapmu tuk mhon prtolongan pd-Nya.
Mgkn kau tak mmbka mata saat it, ku tak mnyapaku, kau tak mntapku.
Ak ingt saat it, se2org it mncb mmbntu mu brsrah pd-Nya.
Ak tak tw kau mrasakanny atw tdk.
Ak slalu brhrp dsini agr kau dsna sma sprti ku, jaga kshatan dan jgn prnh lpkan Dia tuk slmanya.
Ak tw, surat ini tak kan trsampaikan pdmu..
Maka dr it akn ku krim 1000 bhkan lbh cinta untuk mu.
we always love you dad..
anakmu.
azzahra .
ada seseorg yg mendekapmu tuk mhon prtolongan pd-Nya.
Mgkn kau tak mmbka mata saat it, ku tak mnyapaku, kau tak mntapku.
Ak ingt saat it, se2org it mncb mmbntu mu brsrah pd-Nya.
Ak tak tw kau mrasakanny atw tdk.
Ak slalu brhrp dsini agr kau dsna sma sprti ku, jaga kshatan dan jgn prnh lpkan Dia tuk slmanya.
Ak tw, surat ini tak kan trsampaikan pdmu..
Maka dr it akn ku krim 1000 bhkan lbh cinta untuk mu.
we always love you dad..
anakmu.
azzahra .
Rabu, 07 Oktober 2009
must survive. .
06 oktber 2009..
today 1 musibah terjadi d keluarga qu. .
papa sakitt parah .beliau komplikasi terbaring d rumah sakit.
aqu terus"an nangis kemaren .ps blajar ,solat ,mkan ,diem .mpe" mtaqu bengkak+ kehilngan suara . .(nyata lohh)
berat bgt ya allah..
ngabyangin papaqu yg kuat ,tegar dn lembut .terbaring tak berdaya .bhkan bicara dg lancar pun bliau gbisa. .
tp aqu gbsa b'bwat apa" .bhkan bwat ngeliat papa .. krna papa ad d riau . n aqu msii d bndung .
aqu bertekat bwat slalu doain papa. .
I DONT WANT TO CRY BUT I NEED..
air mta nii .keluar tnpa bsa aqu than dkitpun .
n aqu jd ngerasa gg tegar lgii . .
seringx nangis krna pgn bgt pulang ,sangat sngat pgn ngebahagiain papa sblum akhir hayatx .amin ya allah .
Allah...brikan kesembuhan bwt papa ya Allah .dn bri kekuatan bwt kmi sekeluarga..
izini aqu bwat ngebahagiain orangtuaqu sblum ke2x tiada..
dn wafatkanlah kmi smua dg khusnul khatimah ..
aminn ya robbal alamin . .
today 1 musibah terjadi d keluarga qu. .
papa sakitt parah .beliau komplikasi terbaring d rumah sakit.
aqu terus"an nangis kemaren .ps blajar ,solat ,mkan ,diem .mpe" mtaqu bengkak+ kehilngan suara . .(nyata lohh)
berat bgt ya allah..
ngabyangin papaqu yg kuat ,tegar dn lembut .terbaring tak berdaya .bhkan bicara dg lancar pun bliau gbisa. .
tp aqu gbsa b'bwat apa" .bhkan bwat ngeliat papa .. krna papa ad d riau . n aqu msii d bndung .
aqu bertekat bwat slalu doain papa. .
I DONT WANT TO CRY BUT I NEED..
air mta nii .keluar tnpa bsa aqu than dkitpun .
n aqu jd ngerasa gg tegar lgii . .
seringx nangis krna pgn bgt pulang ,sangat sngat pgn ngebahagiain papa sblum akhir hayatx .amin ya allah .
Allah...brikan kesembuhan bwt papa ya Allah .dn bri kekuatan bwt kmi sekeluarga..
izini aqu bwat ngebahagiain orangtuaqu sblum ke2x tiada..
dn wafatkanlah kmi smua dg khusnul khatimah ..
aminn ya robbal alamin . .
Minggu, 30 Agustus 2009
selalu-bahagia-bahagia-selalu-keep-on-trying
udaa lma ui gg ngisi catetan lgii . huwwh .
wlopun kga ad yng penting smua .^^
melesat .. kebahagiaanqu mningkat ..
bru dpet suntikan smangat dr d'most people i love !! .yaa spa lgi laa slaen familii gw .hemmp .
aqu bhagiaa atas smua yng qu miliki ..
thankyou Allah atas semuanya. .
Alhamdulillah ..:))
*- pgn jdi lebih baeg lgii (slaluu)*
*-pgen bahagiain mereka .. hufft .aya saiang mama papa bgt wlopun gbsa ngungkapinx . .:(*
smga bis rmadhan ni bsa jdi insan yng lbih baik lgi -amin- .
wlopun kga ad yng penting smua .^^
melesat .. kebahagiaanqu mningkat ..
bru dpet suntikan smangat dr d'most people i love !! .yaa spa lgi laa slaen familii gw .hemmp .
aqu bhagiaa atas smua yng qu miliki ..
thankyou Allah atas semuanya. .
Alhamdulillah ..:))
*- pgn jdi lebih baeg lgii (slaluu)*
*-pgen bahagiain mereka .. hufft .aya saiang mama papa bgt wlopun gbsa ngungkapinx . .:(*
smga bis rmadhan ni bsa jdi insan yng lbih baik lgi -amin- .
Langganan:
Postingan (Atom)

